Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Fadloli Menyebutkan Membersikan Sampah Menekan Potensi Banjir

22 Februari 2024
Admin Desa
Dibaca 81 Kali
Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Fadloli Menyebutkan Membersikan Sampah Menekan Potensi Banjir

CANGAAN - Hari Peduli Sampah  Nasional (HPSN) adalah agenda tahunan yang diperingati pada tanggal 21 Februari. HPSN diperingati di tingkat Nasional, Provinsi, Daerah/Kota, Kecamatan, Desa, dunia usaha dan berbagai elemen lainnya. Pada hari Rabu, 21 Februari 2024 Pemerintah Desa Cangaan dan sejumlah warga desa memperingati hari peduli sampah dengan membersihkan Makam Umum Desa.

Kegiatan bersih-bersih makam adalah tradisi masyarakat untuk menghormati dan mendoakan para leluhur serta keluarga mereka yang sudah mendahuluinya. Selain itu, kegiatan tersebut bisa menjadi sarana dalam menjaga kerukunan antar warga sehingga patut untuk dilestarikan. Bagi masyarakat Desa Cangaan, bersih-bersih makam merupakan kegiatan yang sudah biasa di laksanakan di antaranya ketika menjelang awal Bulan  Ramadhan, akhir Bulan  Ramadhan, maupun hari-hari tertentu. Untuk kali ini bersih-bersih makam dilaksanakan untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional.

WhatsApp_Image_2024-02-22_at_12-42-44  

Tujuan diselengarakannya kegiatan bersih-bersih makam ini dimaksudkan agar dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan makam. Adapun tujuan lain dari dilaksanakannya kegiatan kerja bakti bersih-bersih makam ini adalah memberikan kenyamanan kepada para peziarah yang akan melaksanakan ziarah kubur di makam sanak sedulurnya menjelang bulan suci Ramadhan.

Sasaran kerja bakti kali ini adalah membersihkan semak, rumput dan sampah di areal makam. Kebersamaan itu dilaksanakan dengan seluruh komponen masyarakat untuk peduli akan kebersihan lingkungan yang harus tetap dijaga bersama. Kegiatan tersebut juga merupakan hal positif yang bertujuan membangun masyarakat dalam menumbuhkan semangat gotong royong.

WhatsApp_Image_2024-02-22_at_12-41-54  

Kaur Tata Usaha Umum Desa Cangaan, Fadloli menyebutkan bahwa “Kebersihan lingkungan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dilungkungan makam, terutama jalan yang tiap hari dilewati banyak orang. Masyarakat juga dihimbau untuk bergotong-royong membersihkan sampah di selokan. Hal ini dilakukan untuk menekan potensi banjir akibat tersumbatnya aliran air.” Ujuarnya seusai bersih-bersih Makam Umum, Rabu, 21/02/24.